Apa Itu Sandi Cadangan Desktop ?

  • 3 min read
  • Okt 17, 2021
sandi cadangan desktop

Setiap kali kita menghidupkan opsi developers, kita akan menemui sandi cadangan desktop. Atau dalam bahasa Inggris-nya Desktop Backup Password maupun dalam beberapa ponsel ada yang bertuliskan Sandi Backup Desktop. Sebenarnya apa fungsinya dan apakah berguna dalam kehidupan sehari-hari ponsel android kita? Apakah seperti pada GNSS atau lainnya? Droidinside akan membahasnya.

Apa Itu Sandi Cadangan Desktop Di Developer Options ?

Desktop Backup Password dari namanya saja kita mungkin sudah mengetahui. Yaitu kata sandi yang berhubungan dengan pencadangan Desktop atau komputer. Dari beberapa sumber, maksud dari sandi Backup Desktop adalah sebuah kata sandi yang digunakan dalam memproteksi data cadangan yang dikirim pada Desktop atau komputer.

Sandi Backup Desktop merupakan fitur yang hadir pada ponsel android sejak sistem operasi Ice Cream Sanwich. Dan terus ada hingga yang paling baru atau hingga sekarang. Perbedaannya mungkin pada kemampuan penggunaan pencadangannya yang lebih kuat dari versi lawas. Menurut beberapa sumber yang admin dapat, sekarang bahkan kamu bisa melakukan Back Up ponsel tanpa perlu melakukan Root. Sandi cadangan desktop berfungsi untuk melakukan pengamanan terhadap data yang ada pada ponsel berhubungan dengan komputer (ADB). Bagaimana penjelasan lengkapnya?

Pencadangan Dalam Ponsel Android

Fungsi ini benar diperuntukkan untuk pengembang atau Developer saja. Karena user biasa tidak cukup paham dengan penggunaan ADB (Android Debug Bridge) sebagai sebuah alat untuk menghubungkan antar hp Android dengan PC/Komputer. ADB adalah commandline atau perintah yang sangat berguna untuk instalasi aplikasi, menghapus aplikasi, debug aplikasi dan lain sebagainnya.

Termasuk salah satunya digunakan untuk melakukan pencadangan semua komponen pada ponsel android. Jika ponsel ingin diutak-atik, terkadang membutuhkan reset yang menyebabkan pengguna kehilangan semua data termasuk aplikasi. Dengan melakukan Backup atau pencadangan, maka data dapat dikembalikan meskipun telah dihapus menjadi seperti keadaan semula.

Dengan ADB kita mungkin tidak perlu melakukan Root pada ponsel android. Sebab, developer atau tukang oprek android pasti tidak asing dengan Titanium Back Up, CWM atau TWRP untuk melakukan pencadangan semua data. Software tersebut membutuhkan akses Root sebelum bisa digunakan.

Cadangan tersebut berupa data aplikasi, isi penyimpanan internal, data kontak dan lain sebagainnya. Dengan ADB, data di-back up ke komputer dan dapat dikembalikan lagi jika dibutuhkan.

Manfaat Penggunaan Sandi Cadangan Desktop

Melalui sandi cadangan desktop, kita bisa memproteksi semua data yang kita miliki pada ponsel android. Kamu bisa menambahkan sendiri pada salah satu menu Developer Options.

Dengan kita memberikan kata sandi pada pencadangan desktop artinya mencegah orang lain mencuri data dari penyimpanan ponsel. Misalkan hp dibawa ke tukang servis. Seringkali ada tukang servis nakal yang ngambil data atau foto pribadi di hp pengguna. Dengan sandi cadangan desktop, kamu tidak perlu lagi takut data diambil sembarangan.

fungsi desktop backup password

Saat komputer digunakan melalui ADB untuk mengambil pencadangan data android. Pesan persetujuan untuk melakukan Back Up akan muncul saat ponsel normal atau dalam keadaan hidup. Sandi harus dimasukkan sebelum proses transfer file dari android ke komputer dilakukan. Hal ini juga berlaku untuk kebalikannya. Saat mengembalikan/Restore Back Up akan dieksekusi, ponsel akan meminta kata sandi.

Penutup Dan Tambahan Informasi

Untuk kamu yang ingin menyalakan sandi pencadangan pada file Backup sistem. Pertama-tama aktifkan terlebih dahulu opsi pengembang. Dengan mengetuk 7x pada nomor bentukan ponsel Android. Berbeda merek mungkin juga berbeda caranya. Setelah opsi pengembang telah aktif, selanjutnya membuka setelan tersebut untuk mengubah kata sandi.

Pilih menu Desktop Backup Password, kemudian masukkan sandi bagian atas kemudian bagian bawahnya untuk konfirmasi (memasukkan lagi). Setelah tekan Ok untuk menyelesaikan proses pemberian password.

Ketika sudah terpasang, dan ada seseorang yang ingin mengambil data penyimpanan internal melalui ADB. Ponsel akan diminta memasukkan kata sandi, begitupun saat mengembalikan pencadangan.

Fitur sandi cadangan desktop dapat dikembalikan seperti semula. Yaitu membuka menu yang sama kemudian menggantinya dengan kata sandi kosong. Sehingga tidak terproteksi lagi. Lalu bagaimana jika kelupaan? Syaratnya memang harus menghancurkan semua data atau melakukan Factory Reset. Hal ini karena berhubungan dengan keamanan data sang pemilik ponsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *