Tips Ukuran Log Buffer Android | Droidinside

Tips Ukuran Log Buffer Android

  • 3 min read
  • Okt 26, 2020
ukuran log buffer android

Ukuran log buffer merupakan sebuah fitur dari opsi pengembang. Apa maksud dari fitur ini ? Apa saja yang terjadi jika diubah ?

Pengertian Ukuran Log Buffer

Ukuran log buffer merupakan sebuah penyimpanan yang dibutuhkan untuk penyangga pencatatan oleh sistem android. Singkatnya, ukuran buffer merupakan besaran
ukuran yang dibutuhkan oleh sistem untuk menganalisis segala input atau masukan yang diterima. Log buffer digunakan oleh sistem pada segala lini seperti input suara, akses aplikasi, pemutaran video dan lain sebagainya.

Pada kasus input suara misalnya, besarnya ukuran penyangga log secara simpel berarti waktu yang digunakan untuk menganalisis suara yang masuk ke sistem android seperti saat melakukan perekaman suara. Selang waktu sistem membaca sampai kemudian dimasukkan kedalam sistem yang digunakan ini merupakan ukuran penyangga log pada suara.

Dalam penyimpanan informasi terkait aplikasi, ukuran log buffer berarti sebuah ruang yang digunakan untuk memproses segala sesuatu yang dibutuhkan. Jika kamu punya penyimpanan yang cukup besar untuk menyimpan informasi aplikasi yang sering digunakan. Maka untuk membuka aplikasi tersebut akan lebih cepat. Ini berarti berhubungan dengan besarnya ukuran informasi yang digunakan.

Semakin besar ukuran log ini, maka semakin besar juga ukuran informasi yang disimpan. Berhubungan dengan lama waktu pemrosesan dan besarnya data untuk diakses kembali oleh sistem.

pilih ukuran logger per buffer

Besar log buffer yang digunakan bervariasi, dari 128 Bit sampai 16 Mb. Namun, yang terkenal digunakan pada android adalah 64K, 256K, 1M, 4M, dan 16M. Ukuran-ukuran ini bisa diubah sesuai dengan keinginan (K=Kb dan M=Mb).

Fungsi Mengubah Nilai Ukuran Log Buffer

Dalam beberapa literatur yang admin dapatkan, kamu bisa merubah angka-angka yang telah dijelaskan tersebut. Segala aktifitas yang ada pada android akan berhubungan dengan ukuran ini. Sehingga dapat berhubungan dengan performa android kamu.

Untuk mengubahnya, kamu harus mengaktifkan mode developer/opsi pengembang pada ponsel android kamu. Setelah itu, membuka menu pengaturan opsi pengembang lalu pada opsi Debugging kamu bisa menemukan pilihan bertuliskan Ukuran Log Buffer atau Ukuran Buffer Pencatat Log atau Ukuran Penyangga Catatan Log (dalam bahasa inggris, Log Buffer Size).

Peningkatan Performa

Ukuran buffer terbaik menurut beberapa literatur adalah >8K dan <32K. Beberapa android yang disetel ukuran penyangga log nya dibawah 64K akan terlihat lebih cepat dalam performa ketimbang lebih dari 64K yang lebih lemot. Jadi bisa dibilang mengurangi ukuran log ini akan mempercepat performa android kamu dan:

  • Performa lebih baik untuk game
  • Performa lebih baik untuk browsing tertentu
  • Pemutaran suara/audio lebih lancar dari perekaman suara yang tidak macet-macet
  • Membuat video tanpa lag
  • Percepat proses pengambilan foto

Kelemahan Dari Ukuran Log Yang Terlalu Kecil

Bahkan pada opsi pengembang android, kamu bisa membuat ukuran log ini mati. Atau sama sekali tidak ada ruang yang digunakan sistem untuk menyimpan berbagai data/informasi. Ini mungkin kedengarannya bagus, karena semakin kecil ukuran penyangga ini semakin cepat performanya.

Ternyata tidak, kamu harus tetap menggunakan ukuran buffer yang terbaik dijelaskan sebelumnya. Karena apabila kamu mematikan fitur ini, aplikasi yang kamu buka memang performanya baik. Tapi ketika kamu membukanya lagi atau secara tidak sengaja keluar sebentar, maka aplikasi akan reload/memuat ulang kembali. Istilahnya untuk kegiatan multitasking yang membutuhkan ruang penyimpanan tidak dapat dilakukan.

Tidak hanya itu, performa pemutaran suara memang cepat dan tidak terkesan lag. Tapi kualitas output suara ketika kamu mendengarkan lagu bisa jadi lebih jelek. Karena pemrosesan kualitas suara yang baik membutuhkan data yang cukup banyak juga. Seperti kualitas suara Flac dibanding Mp3, karena ukuran Flac lebih besar, membutuhkan pemrosesan yang memakan memori untuk kualitas suara yang lebih baik. Seringkali proses berat ini membuat aplikasi lag.

Selain itu, bagi kamu yang sering buka banyak tab di aplikasi browser, siap siap aja bakal reload page jika kamu berganti ke tab lain. Meskipun begitu, sistem akan lebih fokus pada 1 tab yang sedang dibuka.

Penutup

Mengubah ukuran log buffer menyebabkan banyak keuntungan dan kerugian. Semakin kecil maka performa semakin bagus, tapi tidak dapat menyimpan proses aplikasi latar belakang untuk dibuka lagi dan berlaku untuk kebalikannya. Untuk hasil yang lebih baik, kamu mungkin disarankan untuk menaikkan atau menurunkan ukuran log ini 1-2 tingkat dari standar pabrik.

Seperti ukuran log penyangga standar di beberapa ponsel android Xiaomi misalnya adalah 256K. Bisa diturunkan menjadi 64K atau dinaikkan menjadi 1M, agar tidak terlalu berpengaruh terhadap sistem. Sebenarnya boleh juga kamu ubah jadi mati atau paling tinggi, tapi harus tahu konsekuensi dari informasi diatas ya.

Tinggalkan Komentar!