Benarkah Penyakit Poco M3 Mati Total ?

  • 3 min read
  • Sep 12, 2021
poco m3 mati total

Droidinside membahas beberapa fakta tentang penyakit Poco M3 mati total yang memang dialami oleh penggunannya. Bahkan hal ini membuat beberapa pengguna yang ingin membeli produk ini sempat ragu dan bertanya-tanya kenapa kejadian yang horror tersebut ada.

Bahkan beberapa pengguna yang tergabung dalam komunitas Facebook enggan untuk mematikan ponsel Poco M3 mereka. Karena takut kejadian menimpa dan ponsel tidak bisa digunakan lagi. Sebenarnya apa yang terjadi pada kasus Poco M3 mati total tersebut dan bagaimana antisipasi biar tidak terjadi maupun mengatasinya?

Penyebab Poco M3 Mati Total

Padahal Poco M3 terkenal dengan bug delay touch di bagian pinggir layarnya. Temen-temen yang pake seri X3 Pro sekalipun juga terkena masalah ini. Tapi yang lebih keren, bug pada Poco seri paling murah malah mati total (ini sih bukan keren, tapi gila). Kira-kira apa ya penyebabnya?

Kesalahan Produksi Dari Pabrik (Batch Tahun 2020)

Sampai saat ini belum diketahui dengan jelas penyebab mengapa Poco M3 bisa mati sendiri alias tidak hidup kembali. Menurut penuturan beberapa pemiliknya, awalnya ponsel dimatikan kemudian tidak bisa hidup. Sebagian lagi, tiba-tiba hp tewas gitu aja gak ada angin ataupun hujan.

Setelan ponsel mati, dihidupkan kembali tidak bisa. Ya berharap getar-getar dikit atau sampe logo MIUI aja gitu. Tapi nyatanya tetap mati total gak bisa diapa-apain. Dicas gak ngefek apa-apa, tombol recovery tidak respon juga. Ini bug membuat para penggunanya takut.

Tapi setelah ditelusuri, kejadian Poco M3 mati total ini dialami sebagian besar pada Batch Produksi tahun 2020 (bulan apa saja). Mirip kasus Redmi Note 9 Pro berdebu yang bergantung pada Batch tertentu aja. Masalah ini bisa disebabkan kelalaian pada bagian produksi dari pabriknya. Jadi memang bisa jadi disalahkan ke pihak produsen bukan karena penggunaan oleh user.

Penyimpanan Terlalu Penuh

Seperti layaknya Xiaomi seri ke 9, jika penyimpanan terlalu penuh maka muncul bug restart atau logo MI secara berulang. Hal ini juga terjadi, logo Poco secara terus menerus setelah restart merupakan gejala awal sebelum ponsel Poco M3 mati total. Kejadian ini tidak banyak di ponsel Poco tapi perlu menjadi perhatian buat kamu.

Kesalahan Setelah Update

Salah satu kelebihan ponsel ini adalah penyimpanan sudah UFS (bukan EMMC lagi) yang menyebab Poco M3 mati total. Kok bisa sih kelebihan malah bikin matot. Heheh, bukan itu maksudnya. Gagal update versi MIUI pada ponsel Poco ini menyebabkan partisi bermasalah. Sehingga mati total terjadi, istilahnya mati suri yang masih bisa ditangani.

Mungkin karena antarmuka MIUI sudah terlalu klop dengan EMMC, jadi agak melupakan UFS sebagai standar penyimpanan baru. Umumnya setelah update versi MIUI, ponsel mentok di logo Poco. Tidak lama kemudian sama sekali gak bisa hidup atau mati total.

Tips Mengatasi Poco M3 Mati Total

Sebagai upaya pencegahan sebelum masalah tersebut terjadi dan juga mengatasi ketika sudah kejadian, berikut beberapa hal yang bisa kamu lakukan.

Atur Penyimpanan Jangan Sampai Penuh

Buat jaga-jaga aja menurut admin untuk tidak menghabiskan penyimpanan internal ponsel Poco. Sisakan 15-25 persen (yaelah kok banyak banget sih) untuk mencegah masalah terjadi.

Jangan Update Software Dahulu

Masalah Poco M3 mati total mungkin sudah di fix kan sama developer tapi saat ini belum tahu. Ada baiknya jangan update ponsel Poco kamu dulu, buat jaga-jaga kesalahan partisi UFS yang telah disebutkan diatas. Kalaupun update, pastikan kamu sabar menunggu pas proses logo Poco. Jangan buru-buru hp nya ditekan tombol power. Sabar aja nunggu sampai setidaknya 1 jam. Untuk mendeteksi kesalahan sistem.

Garansikan Atau Bawa Ke Tempat Service Terpercaya

Xiaomi dan Poco sama-sama punya garansi sampai 15 bulan, lumayan lah untuk bisa mengatasi permasalahan ponsel ini. Jika kamu adalah pengguna yang bersih alias gak pernah Root, UBL atau pasang Custom Rom kabar baiknya akan cukup mudah klaim garansi ponsel ini. Bawa aja hp Poco M3 yang mati total beserta Dusbook dan nota pembelian ke service center Xiaomi terdekat. Mereka bisa tahu kok kalau ponsel mati total beneran karena kesalahan sistem (bug).

Jika masa garansi sudah habis, bawalah ke tempat service terdekat terpercaya di kota kamu. Bilang aja, mati suri/mati total dan butuh dibongkar. Untuk beberapa kasus kamu bisa bilang ke tukang servisnya, Write ulang UFS dengan Box Flash Chip UFS (perlu MI Auth jika memilikinya) melalui versi MIUI terbaru Poco M3. Tapi beberapa kasus lain perlu mengganti IC UFS yang mungkin tidak murah untuk mengatasinya.

Itulah beberapa hal tentang penyakit Poco M3 yang mati total serta serba-serbinya. Semoga ponsel Poco M3 kamu tetap awet baik versi biasa maupun yang Pro. Belilah Poco M3 batch 2021 yang aman dari masalah ini. Jangan khawatir jika ponsel masih masa garansi, untuk bisa diatasi jika ada masalah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *