6 Tips Meningkatkan Keamanan Android

  • 3 min read
  • Jan 17, 2021
meningkatkan keamanan android

Meningkatkan keamanan android adalah hal yang harus dilakukan oleh setiap orang dewasa ini dalam penggunaan ponsel pintar. Namun beberapa dari kita mungkin kurang awas dengan hal-hal yang berkaitan dengan keamanan ponsel yang dimiliki.

Pentingnya Peduli Terhadap Keamanan Ponsel

Sebut saja, hanya untuk mencoba hal-hal baru. Instal aplikasi sembarangan dilakukan meskipun melalui Play Store. Hal ini dapat berpotensi membuat ponsel menjadi kurang aman bagi sistem maupun bagi data pengguna. Sistem dapat terkena serangan virus atau malware yang dapat mengganggu penggunaan.

Keamanan data pribadi pengguna juga menjadi rentan, pembajakan data begitu banyak dilakukan melalui aplikasi yang kurang jelas asal-usulnya. Ya meskipun sebagian dari kita mungkin malah berbalik bertanya. Data apa dari “saya” yang penting bagi orang lain ?

Orang-orang yang tidak mengerti bahwa keamanan data pribadi itu penting biasanya akan menyesali kecuekannya setelah beberapa kejadian menimpanya. Istilahnya, kecewa datang terakhir kalau datang diawal itu namanya pendaftaran (hehehe). Sebut saja ketika email, kata sandi, tempat tinggal dan info pribadi lain sudah diketahui orang tidak bertanggung jawab/hacker. Sehingga ada yang datanya dijadikan Pinjaman Online, kartu kredit dibobol dan lain sebagainnya, barulah menyesal.

Masalah pada sistem dan data pribadi ini dapat dicegah. Tentunya dengan melakukan hal-hal yang dapat meningkatkan keamanan android sendiri. Meskipun bikin pusing/sulit, tetapi tetap harus kamu pelajari beberapa tips yang dapat mencegah berbagai masalah tersebut terjadi.

Beberapa Tips Meningkatkan Keamanan Android

Meskipun banyak yang berpikiran bahwa “Android Tidak Bisa Kena Virus” dan berbagai kata bahwa segala dalam android aman. Namun jika penggunanya tidak aware/peduli ya sama saja. Berikut ini dapat kamu lakukan terkait keamanan ponsel kamu:

1. Google Play Protect

Sebuah aplikasi bawaan sepaket dengan aplikasi Google lain. Biasanya setelah kamu selesai mengunduh dan menginstal sebuah aplikasi di Play Store. Play Protect akan melakukan pemindaian/scan aplikasi tersebut sebelum dapat dijalankan. Aplikasi ini bekerja memindai apakah ada kode berbahaya dalam sebuah aplikasi.

Saat proses pemindaian berjalan, kamu bisa saja menghentikan prosesnya. Namun demi meningkatkan keamanan android termasuk data pribadi, jangan menghentikan proses ini. Jika terdapat hal yang mencurigakan di aplikasi, kamu akan mendapatkan bendera/peringatan. Ini merupakan data yang dikumpulkan pada server untuk update lebih baru terkait keamanan.

Play Protect juga akan memperbarui diri secara otomatis. Notifikasi saat pembaruan akan muncul di ponsel kamu. Jangan interupsi/batalkan saat aplikasi keamanan ini sedang mengupdate. Biarkan Play Protect bekerja semestinya meningkatkan keamanan android kamu.

2. Jangan Izinkan Sumber Tidak Dikenal

Aplikasi pihak ketiga yang kamu dapatkan bisa kamu instal dengan mudah jika mengaktifkan sumber tidak dikenal. Namun hal ini tidak direkomendasikan untuk keamanan android kamu. Meskipun begitu, proses instalasi pihak ketiga akan melalui proses pemindaian Play Protect juga.

Adapun kalau benar-benar ingin menginstal aplikasi pihak ketiga. Pastikan kamu mempercayainya dengan baik. Bisa saja aplikasi-aplikasi ini disusupi dengan malware yang dapat memuat iklan maupun pencurian data. Cek selalu izin aplikasi yang akan diakses sebuah aplikasi. Hindari aplikasi diluar Play Store yang membutuhkan akses status, lokasi dan berbagai data fisik kamu.

3. Tidak Menggunakan VPN Gratisan

Meski gratis, arus data dalam ponsel kamu bisa dicuri oleh penyedia VPN. Ya karena gratis, pendapatan yang dimiliki oleh penyedia ini bisa juga dari penjualan data pribadi tentang situs yang diakses oleh pengguna. Bagi pengguna yang selalu memikirkan privasi hal ini mungkin sangat sensitif.

Beberapa literatur mengatakan, sebelum melakukan instalasi VPN kamu perlu mempersiapkan browser terlebih dahulu. Penjelajah web yang aman/safe dibutuhkan. Dan pastikan selalu menggunakan metode berselancar di internet tanpa melakukan login pada sebuah web.

4. Gunakan Layar Kunci Atau Sidik Jari

Google dengan kepintaran maupun kecanggihannya selalu mengetahui pengguna ponsel android adalah pemiliknya atau bukan. Biasanya untuk merubah sebuah setelan yang berhubungan dengan setelan Google atau lainnya diperlukan akses layar kunci atau sidik jari.

Karena bisa saja, ketika lengah ponsel tidak terkunci dapat dieksploitasi orang tidak dikenal. Dengan menggunakan layar kunci, kamu dapat meningkatkan keamanan android dari berbagai pengguna mencurigakan. Adapun kalau ponsel di reset paksa, kedua piranti keamanan ini akan membuat orang lain kesulitan untuk melakukan bypass.

5. Membuat Akun Dari Brand Ponsel

Selain masuk ke akun Google, membuat dan login akun dari Brand ponsel dapat meningkatkan keamanan android. Akun disediakan biasanya sesuai dengan merek ponsel. Akun MI, Samsung, OPPO ID, Vivo, Realme ID dan lain sebagainya dapat menambah keamanan ponsel.

Sebut saja apabila seseorang punya akses terhadap akun Google pada ponsel, namun tidak memiliki akun Brand ponsel maka akan cukup sulit untuk membobol atau mengembalikan ponsel setelah Hard Reset.

6. Awasi Dan Hindari Iklan

Terkadang dalam beberapa ponsel iklan muncul. Iklan dapat muncul saat membuka aplikasi (pada Xiaomi) dan pada menu utama (Infinix). Jika tidak sengaja di klik, bisa saja secara tidak sadar akan membuka sebuah situs atau melakukan instalasi tanpa diketahui. Sehingga diperlukan berbagai strategi untuk menghapus/menghindari iklan pada setiap ponsel.

Iklan kadang juga bikin pusing saat mau mengunduh sesuatu di Web. Dengan memperhatikan lebih jeli, kamu bisa meningkatkan keamanan android dari notifikasi maupun instalasi aplikasi tidak dikenal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *