Ponsel-ponsel tersebut dirilis dengan banyak perbedaan seperti ukuran layar, resolusi layar, kedalaman layar, dan perbedaan spesifikasi yang disematkan. Berbeda dengan Iphone lebih sedikit jumlahnya yang hanya sekitar 29 produk sejak pertama Iphone dengan koneksi 2G. Cukup jauh dibanding pesaingnya tersebut.
Sudah pasti, developer aplikasi Instagram pusing. Karena harus melakukan optimasi pada android yang jumlahnya banyak ketimbang produk apel tergigit. Saking banyaknya, beberapa literatur admin dapatkan Instagram hanya mengambil penampakan rekaman layar saat menggunakan kamera dibanding menggunakan Hardware untuk pemrosesan foto/video. Sebagai alasan hasil Insta Story jelek pada android.
Karena jumlah produk Iphone lebih sedikit, optimisasi aplikasi akan sangat baik menghasilkan Insta Story yang jernih sesuai dengan hasil jepretan kameranya.






