Kelebihan Dan Kekurangan Samsung A53

  • Droidinside
  • Mar 21, 2022

Bagi kamu yang ingin meminang ponsel ini, wajib tahu kelebihan dan kekurangan Samsung A53. Soalnya, ponsel Samsung dengan layar Super Amoled yang masuk kategori Mid Range ini gak ngasih kepala charger dalam kotak pembelian. Kira-kira jadi kelemahan atau kelebihan nih? Ya memang menurut Samsung sendiri, kelebihan adaptor charger terpisah bisa dibilang embel-embel agar ramah lingkungan. Tapi bagi user, ribet amat harus beli charger lagi yang mungkin tiap orang punya budget sendiri-sendiri saat membeli sebuah ponsel. Lalu apakah ada kelebihan dan kekurangan Samsung A53 lainnya? Simak berikut ini dari Droidinside.

Kelebihan Dan Kekurangan Samsung A53

Review tentang kelemahan maupun kelebihan yang dimiliki oleh Samsung Galaxy A53 mungkin saja bersifat subjektif. Namun admin akan memberikan sudut pandang maupun alasan tertentu mengapa sebuah ponsel Samsung generasi penerus Galaxy A52 tersebut bisa dibilang lemah pada satu titik. Karena selera, kebutuhan dan pengetahuan tiap orang itu beda-beda. Pengalaman orang itu juga beda-beda maka bisa saja review tentang kelebihan dan kekurangan Samsung A53 ini meleset.

Samsung Galaxy A53 5G telah dirilis dan saat artikel ini dirilis masih dalam tahap pre-order sekitar tanggal 20 Maret 2022. Tapi sekarang sudah pasti bisa kamu beli secara online maupun offline beberapa minggu/bulan setelah tanggal tersebut. Berikut ini poin-poin kelebihan dan kekurangan Samsung A53 yang mungkin bisa membuat kamu punya referensi akan meminang ponsel ini:

Kelebihan Samsung Galaxy A53

Refresh Rate 120Hz

Mengusung layar dengan penyegaran layar hingga 120Hz, menurut admin ini sudah pas. Dengan begitu usap layar keatas kanan maupun kiri untuk sosmed bisa lebih smooth. Dibandingkan dengan A52 biasa, kamu akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik saat mengoperasikan hp.

Sertifikasi Water Resistant IP67

Untuk spesifikasi ini memang sudah ada pada produk sebelumnya, tidak ada perubahan. Sertifikasi tahan air tersebut hingga kedalaman satu meter untuk 30 menit. Spesifikasi ini juga membuatnya tahan terhadap debu. Bisa dibilang, lewat produk sebelumnya sertifikasi tersebut sekiranya lumayan awet untuk jangka waktu garansinya.

Desain Lebih Tipis

Dengan absennya 3,5 mm jack atau colokkan headset bisa dipastikan ketebalan ponsel ini lebih tipis dibandingkan generasi sebelumnya. Posisi SIM sekarang ada di bagian bawah ponsel menggantikan jack. Ya ini mungkin juga berpengaruh dengan tipisnya ponsel. Selain itu, bagian belakang yaitu bagian kamera menjadi lebih lembut atau tidak terlalu menonjol. Menjadikannya aman untuk sentuhan jari saat menggenggamnya.

Chipset 5 Nm

Bagi mereka yang menyukai prosesor yang punya arsitektur lebih kecil dan lebih baru pastinya cocok kalau meminang ponsel ini. Efisiensi baterai ponsel akan lebih tinggi membuat baterai lebih awet dari generasi sebelumnya. Chipset tersebut juga telah mendukung jaringan 5G. Cocok untuk mereka yang bukan gamer berat. Tapi kelebihan dan kekuangan Samsung A53 pada chipset akan menarik jika dilihat dari sudut pandang lain, pada bagian kekurangan.

Dukungan Update Software Dan Keamanan

Samsung memberikan jaminan dukungan pembaruan perangkat lunak hingga 4 tahun. Ditambah dengan Security Support sampe 5 tahun. Jadi Mid-range Samsung yang satu ini bakalan cocok untuk digunakan jangka panjang.

Kekurangan Samsung Galaxy A53

Performa Dari Chipset

Bagi pemuja Antutu atau performa ponsel, mereka tidak akan menyukai penurunan yang dilakukan pada Samsung A53 tersebut. Soalnya skornya bisa berbeda hampir 100 ribu (20% an) dibandingkan dengan Samsung Galaxy A52s yang sama-sama support 5G. Memang benar, seperti yang telah disebut diatas. Kelebihan dan kekurangan Samsung A53 secara sekaligus ada pada chipset. Disisi lain menawarkan fabrikasi yang lebih kecil, namun disisi lain performanya kurang bagus.

Snapdragon 778 5G pada A52s lebih bagus daripada A53 dengan Exynos 1280. Membadut, seperti banyak kata penggemar chipset. Karena prosesor milik Samsung ini terkenal ada sunat performa dan dimungkinan untuk keawetan ponsel sendiri. Review penggunaan game Genshin Impact, lebih jelek dibandingkan generasi sebelumnya yang pake Snapdragon.

Tidak Ada Jack Audio

Menurut admin colokan ini masih penting dalam kehidupan sehari-hari. Harusnya sih gak absen. Karena kalau udah tanpa colokkan ini, siap-siap untuk merogoh kocek lebih dalam untuk berbaur dengan ekosistem tanpa kabel jack. Seperti kalau pake Clip On di hp, karena biasanya bisa beli murah. Kita harus menambah biaya untuk menggunakan model wireless. Tapi mungkin bagi sebagian orang hal ini mungkin tidak masalah.

Tidak Ada Adaptor Charger

Ini yang mungkin jadi kekurangan utama. Karena kamu harus menambah biaya lagi untuk membeli kepala charger. Alasan mengapa tidak ada, yaitu agar bisa menjaga tetap ramah lingkungan (oleh Samsung). Bahkan direkomendasikan untuk membeli Samsung Galaxy A52s 5G karena harganya lebih murah, performa sama (bahkan lebih baik), tambahan colokan jack, dan masih ada kepala charger. Jadi poin ini perlu diperhatikan ya.

Desain Tidak Ada Perubahan

Mungkin seharusnya ada perubahan bentuk atau desain biar kelebihan dan kekurangan Samsung A53 5G ini lebih beragam. Cenderung punya bezel dan dagu yang sama tebalnya dengan generasi sebelumnya.

Penutup

Itulah kelebihan dan kekurangan Samsung A53 dan juga dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Mungkin kamu akan lebih berpikir apakah akan meminang generasi sebelumnya tapi yang 5G atau membeli ini yang lebih baru. Chipset baru mungkin jadi poin plus karena bakalan lebih awet dibandingkan beli yang udah rilis satu tahun lalu.

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.