Dalam menerjemahkan sebuah kalimat atau kata, ada setidaknya dua hal utama yang harus diperhatikan, yaitu:
- kosa kata
- konteks
Tanpa memperhatikan dua hal atas, penerjemahan hanya akan mengandalkan Google translate, penerjemahan kata per kata atau literal translation. Hal itu sangat tidak dianjurkan dan berpotensi membingungkan penutur kedua bahasa.
Untuk kalimat diatas, dalam bahasa Indonesia, menjadi







Saya justru ingin statusnya kembali seperti itu, tapi sayang di pilihan tidak ada. Akhirnya saya bikin sendiri tulisan dalam bahasa Indonesia yakni ” Hai, saya menggunakan Whatsapp “. Namun sayang, ketika bahasa telpon di ubah kw bahasa Inggris, status saya tetap bahasa Indonesia.
cie!! biar terkesan misterius gitu yak!