- Terkhusus pada kaki-kaki colokan, pada charger asli akan lebih halus baik itu besi maupun isolator putih diatasnya
- Lubang tempat colokkan USB, lubangnya akan menghadap ke kita jika tulisan SNI ada di sebelah kanan
- Tutup adaptor lebih rapat
- Menggunakan plastik penutup berwarna bening yang lebih rapat
- Tidak tertempel stiker tambahan

Daftar Isi:
3. Cek Serial Number
Serial number sebagai kode produk terdaftar harus tersematkan di salah satu bagian charger. Angka SN akan ada pada charger Xiaomi asli vs palsu akan tidak memilikinya terkhusus untuk produk yang cukup lawas. Karena pada produk yang tergolong baru keseluruhannya memiliki SN layaknya asli bahkan mungkin hanya OEM. Karena Xiaomi sendiri sudah memiliki pabrik di Indonesia.
4. Cek Daya Pengecasan Dengan Aplikasi
Beberapa pengguna yang ingin membuktikan charger Xiaomi asli vs palsu salah satunya menggunakan aplikasi Ampere. Sebuah aplikasi yang dapat menunjukkan besarnya daya yang masuk dari kotak chas. Beberapa diantaranya memberikan penilaian bahwa charger asli memiliki daya pengecasan diatas 2000 ampere (atau sedikit di bawahnya). Karena apabila dibawah itu banyak bisa dipastikan kotak pengisian daya tidak asli.
Menurut admin, untuk mengetahui keaslian charger melalui aplikasi ini kurang akurat. Sebut saja saat ponsel panas, daya ampere pengecasan akan dikurangi oleh sistem sehingga nilainya lebih kecil. Oleh karena itu, pada saat ponsel panas proses pengecasan akan lambat akibat dari hal ini.






