ASUS ZENFONE MAX PRO M1 Review

Arman Budiman

review asus zenfone max pro m1

Point keempat saya belum nemu jawaban dan solusinya secepatnya saya carikan lagi.

Point kelima , bug tersebut bisa hilang setelah kamu update di FW 316, dan jika kamu berada di FW diatsnya (seperti FW 340) kamu harus downgrade dulu ke FW 316 baru up lagi ke 340, jangan anggap bug multitoch itu yang rusak touchscreenya lho :D.

Kesimpulan : Dengan harga 1,5jt teman-teman dapat menikmati ponsel dengan prosesor snapdragon 636, kapasitas 3/32, baterai 5000mAH, walaupun yang lainnya disunat seperti di layar dan kamera depan , saya pikir ponsel ini layak dibeli sekali. Nah itu alasan saya menulis posting review asus zenfone max pro m1 bukan untuk pemula, karena saya yakin pemula akan bingung dan saya yakin akan banyak mengeluh dengan ketiga point diatas, tunggu posting minggu depan masih seputar asus, karena ponsel saya ini masih saya utak atik lagi buat bahan posting, terima kasih sudah disempatkan membaca. Tetap semangat dan pantang menyerah.

Bagikan:

Tags

Arman Budiman

Arman Budiman adalah seorang penulis teknologi dengan latar belakang technical support yang kuat, memberinya pemahaman praktis tentang cara kerja teknologi. Ia sangat antusias mengikuti setiap perkembangan Windows dan Android, dan berdedikasi untuk mengubah pengetahuannya menjadi tulisan yang mudah dipahami, menjembatani kesenjangan antara dunia teknis dan kebutuhan pengguna sehari-hari.

1 thought on “ASUS ZENFONE MAX PRO M1 Review”

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.