Penipuan Berkedok Pinjaman Online

Arman Budiman

penipuan berkedok pinjaman online
Penipuan Berkedok Pinjaman Online – Tahun 2020 ini, dimana ponsel pintar sudah merajai pasar dan digunakan oleh semua orang baik kalangan muda maupun tua. Dengan  tampilan super lebar yang dimiliki android, didukung dengan tatap muka pengguna yang semakin mudah membuat orang akan lebih mudah menggunakannya. Kemudahan yang ditawarkan dapat memberikan informasi yang lebih jelas dan detil terhadap pengguna.
Seperti contoh layanan perpesanan yang dimiliki berbagai smartphone sejak beberapa tahun yang lalu hingga sekarang. Jika  dibandingkan dengan tampilan perpesanan sebelumnya, kekurangan dari tampilan sebelumnya
telah diatasi pada ponsel pintar sejak kemunculannya pertama kali.
Tampilan perpesanan ini akan sangat mudah mengidentifikasi nomer palsu yang berpura-pura menyamar menjadi sebuah pengirim pesan resmi. Jika kita melihat tampilan perpesanan hp jadul nokia misalnya, terlihat tampilan pesan dan pengirimnya terpisah. Sehingga  banyak penipuan dapat terjadi lewat sms. Seperti contoh Penipuan Berkedok Pinjaman Online

Penipuan Berkedok Pinjaman Online

penipuan berkedok pinjaman online

 

Perkembangan teknologi tidak menyurutkan para penjahat yang memanfaatkan keadaan. Meskipun dengan tampilan antarmuka pengguna android yang jelas, penipu masih saja menggunakan metode lama yang digunakan untuk melancarkan aksi mereka. 
Layanan sms sebagai alat Penipuan Berkedok Pinjaman Online ini juga seringkali digunakan oleh orang yang tidak bertanggungjawab untuk melayangkan berita pijaman offline maupun online. Lain  halnya dengan sms penipuan berkedok pemberian hadiah yang telah lama ada, modus pinjaman online ini banyak memakan koban. Kemudahan pinjaman online salah satunya yang dapat menyebabkan banyak orang tetarik, sehingga tidak sedikit yang tertipu. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri pinjaman online yang berkedok menipu:
kasus pinjaman online penipuan 
Paling bawah menunjukkan harus transfer dahulu untuk deposit

Modus Penipuan

  • Menggunakan syarat yang mudah seperti hanya foto KTP, KK, Foto Mandiri dan tidak disertai langkah
    untuk langsung menuju ke kantor yang jelas alamat yang tertera. Biasanya, biaya deposit atau biaya yang terlebih awal harus di transfer ke pihak pinjaman online untuk mencarikan dana yang diinginkan.
  • Seringkali modus yang digunakan pelaku adalah dengan menawarkan jasa pinjaman dengan bunga yang sangat kecil dengan total pinjaman yang lumayan menggiurkan. Jika dilihat secara kasat mata, mungkin bunga yang diberikan tersebut rata-rata ada dibawah suku bunga yang beredar pada bank atau jasa peminjaman uang yang memiliki kantor offline.
  • Menggunakan nama Perusahaan Resmi juga dilakukan untuk dapat menarik pelanggan yang akan ditipu. Penggunaan nama resmi ini yang cukup berbahaya jika tidak jeli.
penipuan pinjaman online

Bunga kecil

 

Bagikan:

Arman Budiman

Arman Budiman adalah seorang penulis teknologi dengan latar belakang technical support yang kuat, memberinya pemahaman praktis tentang cara kerja teknologi. Ia sangat antusias mengikuti setiap perkembangan Windows dan Android, dan berdedikasi untuk mengubah pengetahuannya menjadi tulisan yang mudah dipahami, menjembatani kesenjangan antara dunia teknis dan kebutuhan pengguna sehari-hari.

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.